Dosa ku begitu kelam
Aliran air bening ini
Tak kan sanggup membersihkannya
Diri ini bukan apa-apa
Hanya buih di lautan luas
Dan itupun kepunyaan-Mu
Aku takut, aku harap
Allah, saat Kau turun ke langit bumi
Ku mohon, ampunilah dosaku...
Ku mohon....
Ku mohon Ya Allah...
Ku mohon dengan sangat...
Tampilkan postingan dengan label PuisiQ. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PuisiQ. Tampilkan semua postingan
Jumat, 04 Februari 2011
Rabu, 02 Februari 2011
SEBUAH CENDRA MATA UNTUK CEREBRI 2007
Beberapa bait kata-kata indah untuk CEREBRI 2007 yang mungkin bisa untuk di kenang.
Puisi ini, adalah puisi editan dari puisi yang seharusnya ika bacakan di Inagurasi DC 2008. Tapi karena ada sesuatu dan lain hal, puisi ini tidak jadi di bacakan.
Versi aslinya (yang untuk DC 2008) bisa dilihat di sini.
Mudah-mudahan dapat menjadi cendera mata yang akan selalu dikenang.
Puisi ini, adalah puisi editan dari puisi yang seharusnya ika bacakan di Inagurasi DC 2008. Tapi karena ada sesuatu dan lain hal, puisi ini tidak jadi di bacakan.
Versi aslinya (yang untuk DC 2008) bisa dilihat di sini.
Mudah-mudahan dapat menjadi cendera mata yang akan selalu dikenang.
Kamis, 20 Januari 2011
JINGGA BERKATA...
Lanjutan puisi KU BERTEMU JINGGA
terlalu bencikah kau pada jingga?
hingga menyapanya pun kau tak rela,
terlalu hinakah jingga untuk kau sapa?
hingga kau bersyukur tak bertemu dia.
jingga yang menyembur
dari ufuk barat yang kian tersungkur
tak penat-penat aku bersyukur
karena aku adalah JINGGA...
jingga yang terbenam
di ufuk barat penghujung malam
disaat angkasa makin kelam
mataku masih terpaku pada al qalam
aku jingga berkata....
tutur bahasaku bukan untuk menyeret citra
aku jingga berkata....
sopan santunku bukan menghempaskan kau jauh dari NYa
aku jingga berkata...
cahayaku hanya milik ALLAH ta'ala
aku jingga berkata...
kan ku penuhi pinta mu karena Nya
jingga yang menyembur
dari ufuk barat yang kian tersungkur
saat aku kembali tertidur
ku berdoa agar kau tak bertemu JINGGA...
terlalu bencikah kau pada jingga?
hingga menyapanya pun kau tak rela,
terlalu hinakah jingga untuk kau sapa?
hingga kau bersyukur tak bertemu dia.
jingga yang menyembur
dari ufuk barat yang kian tersungkur
tak penat-penat aku bersyukur
karena aku adalah JINGGA...
jingga yang terbenam
di ufuk barat penghujung malam
disaat angkasa makin kelam
mataku masih terpaku pada al qalam
aku jingga berkata....
tutur bahasaku bukan untuk menyeret citra
aku jingga berkata....
sopan santunku bukan menghempaskan kau jauh dari NYa
aku jingga berkata...
cahayaku hanya milik ALLAH ta'ala
aku jingga berkata...
kan ku penuhi pinta mu karena Nya
jingga yang menyembur
dari ufuk barat yang kian tersungkur
saat aku kembali tertidur
ku berdoa agar kau tak bertemu JINGGA...
KU BERTEMU JINGGA
Lanjutan puisi ...JINGGA...
jingga yang menyembur tiba-tiba
paksa ku bertemu dirinya
ufuk barat yang semakin menjingga
belah angkasaku yang akan merona
aku bertemu jingga
yang mengetarkan jiwa, membelah angkasa
aku bertemu jingga
yang menyeret citra dan menghempaskanku jauh dari Nya
aku bertemu jingga
saatku berharap tak bertemunya
aku bertemu jingga
ku harap langit, cepat-cepat menelannya
jingga yang terbenam
di ufuk barat penghujung malam
tak penat-penat aku bermohon dalam diam
agar aku tak lagi bertemu jingga...
The next episode JINGGA BERKATA
jingga yang menyembur tiba-tiba
paksa ku bertemu dirinya
ufuk barat yang semakin menjingga
belah angkasaku yang akan merona
aku bertemu jingga
yang mengetarkan jiwa, membelah angkasa
aku bertemu jingga
yang menyeret citra dan menghempaskanku jauh dari Nya
aku bertemu jingga
saatku berharap tak bertemunya
aku bertemu jingga
ku harap langit, cepat-cepat menelannya
jingga yang terbenam
di ufuk barat penghujung malam
tak penat-penat aku bermohon dalam diam
agar aku tak lagi bertemu jingga...
The next episode JINGGA BERKATA
Seindah Kupu-kupu
walau kata ini tak terungkap dan hanya bisu
tapi aku merindukan mu
ingin rasanya seperti dulu
merangkai masa ceria, walau kadang saling beradu
hari-hari yang berlalu seakan tak terhindari
membolak-balik hati yang semakin sepi
inikah rasa ketika masa itu pergi
bisakah ku berlari mengulur waktu yang tak mau menanti?
kau yang memberiku memori indah, seindah kupu-kupu
terbang kian kemari merajut kisah tawa, ataupun pilu
rajutan cerita itu laksana mimpi
saat hati ini kian terpatri
sekarang hatiku sedang merindu
menunggu kapan lagi masa kita kan bertemu
membawa harapan dan cahaya baru
memberi senyum indah kepada ayah dan ibu
senyumlah,
karena dirimu,
dan karena senyummu,
seindah kupu-kupu....
I LOVE YOU
To my special person : my sister "oktaviola putri"
tapi aku merindukan mu
ingin rasanya seperti dulu
merangkai masa ceria, walau kadang saling beradu
hari-hari yang berlalu seakan tak terhindari
membolak-balik hati yang semakin sepi
inikah rasa ketika masa itu pergi
bisakah ku berlari mengulur waktu yang tak mau menanti?
kau yang memberiku memori indah, seindah kupu-kupu
terbang kian kemari merajut kisah tawa, ataupun pilu
rajutan cerita itu laksana mimpi
saat hati ini kian terpatri
sekarang hatiku sedang merindu
menunggu kapan lagi masa kita kan bertemu
membawa harapan dan cahaya baru
memberi senyum indah kepada ayah dan ibu
senyumlah,
karena dirimu,
dan karena senyummu,
seindah kupu-kupu....
I LOVE YOU
To my special person : my sister "oktaviola putri"
Orang Paling Bahagia
ketika kau bilang kau merindukan ku,
aku lebih merindukan mu,
saat ku dengar nada kecewa dari ucapan mu,
aku mungkin orang yang pertama kali kecewa sesudahmu.
ketika gurat bahagia tersirat di katamu,
senyumku terkembang dan tak lepas-lepas aku bersyukur,
saat kau teteskan air mata dalam diam,
aku meratap dalam ketenanganku.
kau tak kan benar-benar tau,
seberapa besar aku mencintaimu,
karena sebesar apapun yang kau tau,
cintaku padamu, jauh lebih besar dari itu.
aku lebih merindukan mu,
saat ku dengar nada kecewa dari ucapan mu,
aku mungkin orang yang pertama kali kecewa sesudahmu.
ketika gurat bahagia tersirat di katamu,
senyumku terkembang dan tak lepas-lepas aku bersyukur,
saat kau teteskan air mata dalam diam,
aku meratap dalam ketenanganku.
kau tak kan benar-benar tau,
seberapa besar aku mencintaimu,
karena sebesar apapun yang kau tau,
cintaku padamu, jauh lebih besar dari itu.
Rabu, 20 Oktober 2010
Rabu, 28 Juli 2010
..ku tak butuh cinta..
ku tak butuh cinta
cinta hanya membuat ku lemah dan kalah
ku musuhi cinta
namun cinta datang mendekat tanpa bersalah
ku acuhkan cinta
namun cinta membelai pagi dengan indah
ku marahi cinta
namun cinta berlari sambil tertawa
ku hilangkan cinta
cinta semakin menyekat di jiwa
ku hinakan cinta
cinta menangis dan aku terdiam
ku dekati cinta
cinta lari entah kemana
ku ditinggal cinta
duniaku hampa karena nya
ku butuh cinta
karena anugrah dari pencipta
beri aku cinta
karena cinta milik insan bernyawa
cinta hanya membuat ku lemah dan kalah
ku musuhi cinta
namun cinta datang mendekat tanpa bersalah
ku acuhkan cinta
namun cinta membelai pagi dengan indah
ku marahi cinta
namun cinta berlari sambil tertawa
ku hilangkan cinta
cinta semakin menyekat di jiwa
ku hinakan cinta
cinta menangis dan aku terdiam
ku dekati cinta
cinta lari entah kemana
ku ditinggal cinta
duniaku hampa karena nya
ku butuh cinta
karena anugrah dari pencipta
beri aku cinta
karena cinta milik insan bernyawa
..Terjebak waktu..
ingin ku kabari berita ini sekali lagi
biar tentram rasa hati, biar nyali tak teruji
ingin ku pecahkan cermin itu sekali lagi
agar bercerai menyendiri, hasilkan duri
berbisik pelan ku pada angin yang menyapa
membawa kabar yang entah untuk siapa
tercengang ku pada malam yang membisu
mencengkram tidurku yang sudah pilu
aku terpaku
pagi entah kapan kan bertemu...
biar tentram rasa hati, biar nyali tak teruji
ingin ku pecahkan cermin itu sekali lagi
agar bercerai menyendiri, hasilkan duri
berbisik pelan ku pada angin yang menyapa
membawa kabar yang entah untuk siapa
tercengang ku pada malam yang membisu
mencengkram tidurku yang sudah pilu
aku terpaku
pagi entah kapan kan bertemu...
..JINGGA..
Bukan ku tak mau menyapa mu jingga
bertemu dirimu, menggetarkan jiwa
bukan ku tak mau menyapa mu jingga
imanku terguncang, membelah angkasa
bukan ku tak mau menyapa mu jingga
santun bahasa mu menyeret citra
bukan ku tak mau menyapa mu jingga
hati ku terhempas jauh dari Nya
jingga yang menyembur
dari ufuk barat yang kian tersungkur
tak penat-penat aku bersyukur
karena aku tak bertemu, JINGGA...
The next episode KU BERTEMU JINGGA
bertemu dirimu, menggetarkan jiwa
bukan ku tak mau menyapa mu jingga
imanku terguncang, membelah angkasa
bukan ku tak mau menyapa mu jingga
santun bahasa mu menyeret citra
bukan ku tak mau menyapa mu jingga
hati ku terhempas jauh dari Nya
jingga yang menyembur
dari ufuk barat yang kian tersungkur
tak penat-penat aku bersyukur
karena aku tak bertemu, JINGGA...
The next episode KU BERTEMU JINGGA
Sabtu, 24 Juli 2010
Love You
perlahan waktu itu mulai tertapaki.
tanpa kita sadari, waktu datang silih berganti.
masa-masa dulu yang kian mememori.
membuat hati ini ingin kembali melakoni.
satu demi satu kita tinggal kan ibu.
mencari jati diri dan ilmu bermutu.
masa bertemu menjadi tak tentu.
membuat hati ku semakin rindu.
1 tahun lagi masa itu semakin sepi.
gurat senyum layu terlukis di wajahmu.
saat hari demi hari hilangkan risau yang kian membiru.
betapa ku ingin pulang memeluk ragamu.
namun tapak ku belum bergema berderu.
masa-masa ini kian mengiris kalbu.
membayangkan langit yang kan semakin senja.
karena masa itu akan segera menyapa...
Selasa, 20 Juli 2010
Hati yang Merindu...
Allah...
Allah...
Allah...
Aku tak berdaya
Maka jangan biarkan aku sendiri
Aku tak mengerti
Maka jangan tinggalkan aku di sini
Aku salah
Maka luruskan aku
Aku teperdaya
Maka bebaskan aku
Ku hilangkan Mu
Maka ikatlah aku di tali agama Mu
Semua salah ku
Maka ampuni aku
Aku tak ingin selamanya tertipu
Maka ku kembalikan pada Mu
Pikiran ku melayang tak tentu
Maka fokuskanlah pada Mu
Dalam kegalauan hati yang sangat
Ku mohon jangan hinakan aku di sisi Mu
Berikan lagi ketenangan Mu yang dulu pada ku
Aku rindu....
Rabu, 14 Juli 2010
4 Musim yang Ku Cari ...
Terdiam ku sejenak
Perasaan itu membuncah-buncah
Tak bisa ku tahan aliran bening ini
Membuat hatiku tak tentu arah
Bukan aku menyesali
Karena tak pantas untuk disesali
Seakan itu hanya sebuah mimpi semu
Berupa imajinasi palsu bagi ku
Tapi ku yakin suatu saat nanti
Waktu itu akan datang menyapa ku
Mengobati luka hati yang kian menganga
Melepas dahaga yang kian memilukan
Kadang ku berpikir menyendiri
Apakah ini mimpi tak bertepi?
Haruskah semua ini ku akhiri?
Ya Allah, ku mohon beri kesempatan ini
Ku tau hati sulit untuk dibohongi
Energi itu datang dan pergi sesuka hati
Akankah angin musim semi kan menemani?
Ataukah ku bertemu 4 musim yang ku cari?
Ku mohon dengan sangat pada Mu, Allah....
Beri aku kesempatan itu...
Dekatkan aku dengan waktu itu...
Hingga dapat ku buat jejak baru di bumi Mu....
Jumat, 18 Juni 2010
Suatu KEPASTIAN
Padang, 31 Mei 2010
Kami mati, tapi tak benar-benar mati
Kami meleleh, seperti lelehan es krim yang mencair
Setiap orang mencari KEPASTIAN
Dan kematian adalah suatu hal yang PASTI
Badan kami lemah dan terbaring
Namun jiwa kami bergelora dan bersemangat
Klu kau butuh nyawa kami
Ambillah, tapi kau tak sebenar-benarnya memiliki
Badan-badan terbujur itu bukan milikmu
Dia takkan menangis
Mungkin memang berdarah
Tapi sebenarnya mereka tersenyum
Mereka telah mencapai tujuan
Mereka telah bertemu kepastian
Mereka harapkan husnulkhatimah
Maka tertawalah sekarang
Jiika kau ingin menertawakan dirimu
Karena kau pun juga sedang menunggu KEPASTIAN
Senin, 24 Mei 2010
Senyum mu untuk ku...
Seandainya bisa ku peluk dirimu saudaraku,
Akan ku dekap kuat dirimu di pelukanku
Hingga kau rasakan bagaimana perasaanku padamu
Hingga ion-ion hatiku bisa berpindah ke hatimu
Seandainya, gelar dokter itu sudah tertulis dinamaku
Betapa ingin rasanya segera membantumu
Melihat senyum terkembang di pipimu
Itulah satu dari ribuan impianku
Jumat, 26 Maret 2010
Aku BUKAN Boneka
Bocah kecil kehilangan mainan
Bertemu dengan mainan baru yang melekat di hati
Tangan kecilnya selalu mencengkram kuat mainan itu
Tak mau hal yang sama terjadi lagi pada mainannya
Dia hiraukan segalanya untuk menjaga mainan itu
Dia lakukan apa yang bisa ia perbuat, agar tetap bersama mainan itu
Ia peluk dan cium mainan itu
Dan meletakkannya di tempat yang paling dekat dengan dirinya
Hari-haripun berlalu cepat
Mainan itu selalu setia di sisinya
Sedih, duka, gembira, tak sedetik pun ia berhenti mengabdi
Tapi takdir tak selalu menyapa dengan senyum pada mainan itu
Kini, pada hari ulang tahunnya
Dia dapatkan mainan baru
Tergantikanlah sudah kedudukan si mainan lama
Sekarang ia terbuang atau memang sengaja dibuang
Kasihan nasibnya
Pengabdiannya selama bertahun-tahun ini
Tak bernilai lagi sekarang
Begitu mudahnya ia melupakan mainannya
Andaikan bisa mainan itu bicara
Ia akan berucap
“aku bukan BONEKA mu”
Bertemu dengan mainan baru yang melekat di hati
Tangan kecilnya selalu mencengkram kuat mainan itu
Tak mau hal yang sama terjadi lagi pada mainannya
Dia hiraukan segalanya untuk menjaga mainan itu
Dia lakukan apa yang bisa ia perbuat, agar tetap bersama mainan itu
Ia peluk dan cium mainan itu
Dan meletakkannya di tempat yang paling dekat dengan dirinya
Hari-haripun berlalu cepat
Mainan itu selalu setia di sisinya
Sedih, duka, gembira, tak sedetik pun ia berhenti mengabdi
Tapi takdir tak selalu menyapa dengan senyum pada mainan itu
Kini, pada hari ulang tahunnya
Dia dapatkan mainan baru
Tergantikanlah sudah kedudukan si mainan lama
Sekarang ia terbuang atau memang sengaja dibuang
Kasihan nasibnya
Pengabdiannya selama bertahun-tahun ini
Tak bernilai lagi sekarang
Begitu mudahnya ia melupakan mainannya
Andaikan bisa mainan itu bicara
Ia akan berucap
“aku bukan BONEKA mu”
..RASA..
Entah apa rasa perasaanku saat ini
Rasa itu tak berujung, tak bertepi
Bukan rasa coklat atapun strawberry
Tapi rasa itulah yang ku rasakan saat ini
Entah apa rasa perasaanku saat ini
Bercampur gundah dan gelisah
Tapi senyum simpul mengembang manis di bibir ku
Palpitasi, keringat dingin dan tremor pun ikut menemani
Entah apa rasa perasaanku saat ini
Manis, asam, asin dan pahit tak cukup mewakili
Sepertinya butuh terminology baru yang sanggup atasi
Hingga perasaan itupun bisa dengan detail ku kabari
Rasa, merasa dan perasaan
Hal-hal abstrak yang berpengaruh nyata pada kehidupan
Aku ingin sekali berteriak dan melompat-lompat sekarang
Karena rasa itu mendorong ku pada hal itu
Aku ingin sekali meraung dan meratap-ratap sekarang
Karena perasaan tersakiti itu menyuruhku
Tapi, aku tak melakukan itu
Aku hanya diam terpaku
Duduk menyendiri di sudut ruangan pilu
Menatap orang lalu, satu per satu
Karena otak ku mengatakan seperti itu…
Rabu, 24 Maret 2010
…AKHIR…
Kata itu menghianati ku
Menari-nari dan ber-jingkrak-an di benak ku
Seakan ini suatu perasaan normal yang kan selalu bertemu
Saat hati ini kian meragu
Awan gelap di ufuk barat
Mewakili hatiku yang tersayat
Apakah waktu kan terus menjilat
Hingga kalbuku terpaku dan mendarat
Siang itu ku bercerita dengan gelap
Terheran bulan menyambut senja yang pengap
Aku pun tak sanggup agar jantung ini tidak berdegap
Karena hal itu akan lenyap
Seakan seluruh dunia memperhatikanku
Degan seribu kerut didahinya yang trus menderu
Berusaha alihkan pandangan itu
Tapi hatiku masih saja di situ
Akankah ini berakhir?
Ku mohon, carikan akhirnya untuk ku…
Menari-nari dan ber-jingkrak-an di benak ku
Seakan ini suatu perasaan normal yang kan selalu bertemu
Saat hati ini kian meragu
Awan gelap di ufuk barat
Mewakili hatiku yang tersayat
Apakah waktu kan terus menjilat
Hingga kalbuku terpaku dan mendarat
Siang itu ku bercerita dengan gelap
Terheran bulan menyambut senja yang pengap
Aku pun tak sanggup agar jantung ini tidak berdegap
Karena hal itu akan lenyap
Seakan seluruh dunia memperhatikanku
Degan seribu kerut didahinya yang trus menderu
Berusaha alihkan pandangan itu
Tapi hatiku masih saja di situ
Akankah ini berakhir?
Ku mohon, carikan akhirnya untuk ku…
Minggu, 21 Maret 2010
RACUN ITU ...
Hei orang-orang yang disana ...
Kau orang-orang berani atau bodoh ?
Kau hebat, bahkan terlalu hebat
Atau lebih pantas ku sebut terlalu nekat
Kau nekat sekali untuk mencicipi racun-racun itu
Racun yang akan membuatmu mati secara perlahan
Diam-diam, dan pasti.........
Senin, 08 Juni 2009
P O L I T I K
Dia mungkin lebih tajam dari pisau
Tapi itu bukanlah pisau
Dia membuat semuanya berguncang
Tapi itu bukanlah gempa
Dia membuat suasana panas
Dan makin memanas
Tapi dia bukanlah bara
Apalagi api yang menyala-nyala
Tapi dia membuat orang lupa
Lupa anak, istri dan keluarga
Dia menutup mata
Dari segala keluh tetangga
Aku sempat ternganga
Mengapa dia membuat semua hilang tali saudara …
Aku sempat tak sangka
Dia bisa berbuat gila
Sekarang aku mulai percaya
Karena dia mulai berkuasa
Walaupun dia tak bernyawa
Walaupun dia hanya politik belaka….
Itulah dunia …
My question is..........
Gimana ya PEMILU PRESIDEN 9 Juli nanti????
Biarlah waktu yang akan menjawab ^_^
Tapi, jangan ampe GOLPUT ya.........
Langganan:
Postingan (Atom)
-
Dapat artikel yang unik nih. Dari judulnya aja udah bikin penasaran utk dibaca. Tanpa pikir panjang, artikel ini langsung aku baca, he.....h...
-
Tak terasa, sudah hampir 4 tahun aku di sini. Masih lekat diingatanku, saat-saat waktu ini akan datang menyapa. Coba kita lihat kembali pe...
-
Benar-benar, aku mencintai mereka. Cinta karna Mu ya Allah. Bagaimana cara aku mengungkapkan rasa cinta ku pada Mu, karena kau telah memberi...






