Posts

Showing posts from January, 2010

CERMIN TAK PERNAH BERDUSTA

Image
Star 5
cermin yang biasa ku pandangi di setiap hari
sekali lagi membiaskan bayangan diri
wajah ini, mata ini tempat sgala rasa bermula
dan tindakan akhir segala cita

apakah diriku ini kan bercahaya bersinar di surga Mu
menatap penuh rindu
ataukah diriku ini kan hangus legam terbakar dalam nyala
di neraka membara...

sungguh berbeda yang nampak dan yang tersembunyi
hanya kepalsuan menipu topeng belaka
diri ini, tubuh ini hati yang merajai diri
tlah bersalah ku mau melangkah

cermin tak pernah berdusta
yang indah topeng semata
ya allah aku malu tlah tertipu
ampuni hamba sebelum akhir waktu

kemanakah diriku ini berakhir
di surga atau di neraka Mu
aku tak kan mampu

apakah diriku ini kan bercahaya bersinar di surga Mu
menatap penuh rindu
ataukah diriku ini kan hangus legam terbakar dalam nyala
di neraka membara...

selamatkan aku...

kemanakah diriku ini berakhir
di surga atau di neraka Mu
aku tak kan mampu
amin ya rabbal alaamiin

Your Mother

Image
Yusuf Islam
Who should I give my love to?
My respect and my honor to
Who should I pay good mind to?
After Allah
And Rasulullah

Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father
Cause who used to hold you
And clean you and clothes you
Who used to feed you?
And always be with you
When you were sick
Stay up all night
Holding you tight
That's right no other
My mother

Who should I take good care of?
Giving all my love
Who should I think most of?
After Allah
And Rasulullah
Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father
Cause who used to hear you
Before you could talk
Who used to hold you?
Before you could walk
And when you fell who picked you up
Clean your cut
No one but your mother
My mother

Who should I say why close to?
Listen most to
Never say no to
After Allah
And Rasulullah
Comes your mother
Who next? Your mother
Who next? Your mother
And then your father
Cause who used to hug you
And buy you new clothes
Calm your…

You Are Never Alone

Image
 Zain Bhika
Sometimes, when the world's not on your side
You don't know where to run to
You don't know where to hide.

You gaze, at the stars in the sky
At the mountains so high
Through the tears in your eyes.

Looking for a reason,
to replace what is gone.
Just remember, remember
That you are never alone.


You are never alone (you are never alone)
Just reach into your heart
And Allah is always there.
You are never alone (you are never alone)
Through sorrow and through grief
Through happiness and peace
You are never alone.

So now as you long for your past
Prepare for your future
But knowing nothings going to last
You see this life is but a road
A straight and narrow path
To our final abode

So travel well O Muslim
And Paradise will be your home
And always remember
That you are never alone.

You are never alone (you are never alone)
Just reach into your heart
And Allah is always there.
You are never alone (Allah is there)
Through sorrow and through grief
Through happiness and pea…

WE WILL NOT GO DOWN (michael heart)

Image
a blinding flash of white light
lit up the sky over Gaza tonight
people running for cover
not knowing whether they're dead or alive

they came with their tanks and their planes
with ravaging fiery flames
and nothing remains
just a voice rising up in the smoky haze

we will not go down
in the night, without a fight
you can burn up our mosques and our homes and our schools
but our spirit will never die

we will not go down
in Gaza tonight

women and children alike
murdered and massacred
night after night
while the so-called leaders of countries afar
debated on who's wrong or right

but their powerless words were in vain
and the boombs fell down like acid rain
but through he tears and the blood and the pain
you can still hear that voice through the smoky haze

we will not go down
in the night, without a fight
you can burn up our mosques and our homes and our schools
but our spirit will never die

we will not go down
in Gaza tonight

we will not go down
in the night, without a fight
you…

Inalillahi wa Inailaihi rojiun...

Image
Astafirullah'alazim....
Astafirullah'alazim....
Astafirullah'alazim....

Kabar itu, bagai petir di telingaku.
Suatu berita BESAR yang tak kusangka-sangka.
Sore itu, sore menjelang magrib itu, adalah hari yang paling mendebarkanku.


Dari pagi sampai menjelang zhuhur, semua berjalan dengan NORMAL. Aku menikmati keadaan ini dan mengikuti alur acara ini. Pertanyaan demi pertanyaan pun di lontarkan. Dengan tenang (mungkin nggak semuanya) presidium menjawab pertanyaan itu satu persatu. Tak hanya pertanyaan, saran yang membangun pun tak sedikit yang terlontar dari buah pikiran beberapa peserta sidang. Subhanallah...........

Alhamdulillah LPJ diterima........
Tampak sekali kelegaan di wajah masing-masing presidium. Ya, tapi kita harus selalu ingat itu masih pertanggung jawaban di dunia, masih ada pertanggung jawaban yang paling adil dan paling ketat yaitu pertanggung jawaban di mata Allah. Pada hari itu, satu persatu video-video hidup kita akan di putar ulang tanpa kecacatan sediki…

FORMALIN -_-

Image
Huah..... udah lama nggak pratikum anatomi. Sekarang adalah pratikum anatomi yang pertama di blok 15 ini. Aroma khas yang menyengat udah tercium sejak aku melangkahkan kaki memasuki laboratorium anatomi ini.

Waduh, lagi-lagi formalin ini menyakiti hidungku. Benar-benar suatu aroma yang tidak enak bercampur dengan bau kadaver-kadaver yang entah udah berapa lama nginap disana. Ok, pertama formalin itu cuma menyakiti hidungku, sekarang ia menggerogoti mata dan tenggorokanku. Aduh.... rasanya dulu nggak kayak gini banget deh (sambil nangis, ops, bukan... air mata yang keluar karena kekejaman dan kekerasan formalin). Tidak sampai 15 menit didalam ruangan penuh aroma formalin ini, aku udah nggak tahan lagi. Hidungku serasa terjepit, tenggorokanku seperti dicekat dan mataku selalu mengeluarkan air. Benar-benar perih. Lebih perih dari pada mengiris bawang merah.

Disepanjang pratikum, tak bosan-bosannya mataku mengeluarkan air, eh ujung-ujungnya hidungku mengompensasi air yang dikeluarkan mataku…

Fenomena Kini.........

Waduh, lagi buka-buka dasbor blog, eh nemu tulisan yang bagus dan cukup "menohok". Karena ingin membagi ke teman-teman semua yang setia mengunjungi blog ku atau bahkan hanya tersasar ke blog ku, jadi aku putuskan untuk mengopi paste tulisan yang berjudul "AKHI" ini. Oke, selamat membaca. Mudah-muahan kita dapat mengambil hikmah dari tulisan ini.

Akhi…

Bila kita sempatkan diri kita untuk membaca sejarah hidup para
pendahulu kita yang shalih mulai dari masa shahabat hingga para ulama
salafi, niscaya kita dapati akhlak, adab, dan ketegasan mereka yang
menakjubkan. ‘Kan kita jumpai pula indahnya
penjagaan diri mereka dari aib dan maksiat. Merekalah orang-orang yang
paling bersegera menjauhi maksiat. Bahkan, sangat menjauh dari sarana
dan sebab-sebab yang mendorong kepada perbuatan maksiat.


Bila kita membaca kehidupan anak-anak atau para remaja di masa
salaf, niscaya kita dapati mereka adalah darah-darah muda yang tampak
kecintaannya terhadap din, semangatnya dalam mem…

Menurut "SAYA" ~_~

Image
Sekarang hari Jum'at tanggal 15 Januari 2010, pukul 11:39. Beberapa menit yang lalu AKU baru selesai tutorial.

Ya, tutorial............
Kalau berbicara tentang tutorial, maka yang terbayang oleh KU adalah suatu diskusi yang membahas beberapa LO yang sudah ditentukan beberapa hari yang lalu.
Ada kejadian dan kritik yang membangun untuk KU di tutorial tentang "SAYA" dari tutor KU.

Ya, mungkin jiwa ke AKUan KU sangat lah tinggi. Maaf teman-teman, AKU tidak bermaksud apa-apa. AKU juga bukan siapa-siapa. AKU bukan lah seorang ahli atau pakar. Mungkin memang salahKU mengatakan "SAYA", ya mengatakan kata-kata "MENURUT SAYA".

AKU yakin, semua teman-teman 1A mengerti maksud KU. AKU tanpa sadar mengatakan kata-kata itu. Kata-kata "MENURUT SAYA". Apakah kata-kata itu seolah-olah memperlihatkan kalau AKU seorang ahli? Padahal bukan itulah maksud KU. AKU hanya ingin menyampaikan analisa / hasil pikiranKU dari buku yang KU baca. Ya, bisa saja analisa kit…

PUNKERs, We are Family….

Image
Ya, H-1. Sekarang lagi krasak krusuk nyiapin ujian. Sampailah di slidenya Pak Adnil, NAPZA. Slide yang ditampilin sama persis dengan slide waktu blok 10 dan penjelasan Bapak pun tidak begitu berbeda alias mirip. Akhirnya aku berinisiatif untuk mengotak atik kembali tempat-tempat yang tak terjamah lagi (maksudnya lemari tempat aku nyimpan catatan kuliahku blok 10 dulu). Buku yang dicari-cari pun bertemu, sebuah binder lusuh yang sudah lama aku tinggalkan menyendiri di dalam lemari sepi (waduh, puitis kali). Sejak blok 10, aku nggak pernah menggunakan binder lagi (alasan: cukup ribet dan makan banyak biaya). Ku usap sampulnya yang sudah mulai menguning (atau emang warna covernya yang kuning ya???) dan ku buka lembar pertama binder tersebut.

Ya, inilah kebiasaanku, suka mengenang masa lalu jika melihat atau mengamati benda-benda (kenangan) masa lalu juga. Apalagi persis di sampul bagian dalam binder, terselip 2 photo-photo jadul. Saat aku masih merasakan mengenakan seragam. Saat dimana ma…